- sepetak ruang kecil untuk menjadi diri sendiri -

,

Kembali ke dapur ^^

[Mau resep yang lain? Sila cek Cookpad saya, ya.]

Masa bed rest yang lumayan membosankan dan nafsu makan akan nasi putih hangat yang melambai-lambai selalu membuat saya terkadang harus ke dapur untuk masak-masak lagi. Sebetulnya saya bukan tipe yang suka masak (apalagi tukang lauk matang siap wira-wiri depan rumah hehehe). Tapi ya itu tadi, tiba-tiba senang makan nasi, mau tidak mau lauknya harus bervariasi. Kalau sedang merasa fit dan kuat, saya belanja sayur ke depan dan masak-masak. Maklum yes, hamil kali ini membuktikan kalau faktor U sangat berpengaruh pada kondisi badan -______-"

Nah, karena nasi putih hangat itu paling cocok jika disandingkan dengan lauk kering dan lauk pedas, saat ini saya mau share resep telur balado a la bumbu Bali, sayap ayam bumbu kecap dan tempe-tahu bacem. Kebetulan tiga masakan ini ada fotonya, jadi yang dishare ya tiga resep ini deh.

TELUR BALADO A LA BUMBU BALI
kenapa ada "a la-nya" segala? Karena saya sendiri tidak yakin ini masakan Bali. Nyontek dari beberapa buku resep kemudian dimodifikasi, jadilah masakan ini. Yang tidak suka pakai kecap, bisa diabaikan saja. Kalau saya, karena punya tahu cina yang nganggur di kulkas, saya ikutsertakan dalam keriaan ini *hayah

Ini dia, masih dalam wajan, belum matang ^^
Bahan:
5 butir telur ayam, rebus, kupas (bisa dibelah atau utuh) lalu goreng sampai berkulit, sisihkan
Bumbu (ulek):
5 siung bawang merah
5 siung bawang putih
6 buah cabai merah
3 buah cabai rawit merah (bisa disesuaikan)
sedikit asam jawa
terasi, gula merah, garam, secukupnya
Bahan lainnya:
minyak goreng untuk menumis
2 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk

 1 sdm kecap manis
sedikit air
Cara memasak:
tumis semua bumbu ulek sampai harum, masukkan daun salam dan daun jeruk, tumis-tumis sampai daun layu. Tambah sedikit air dan kecap, masukkan telur lalu tunggu sampai mendidih. Icip kuahnya sampai rasanya sesuai. Masak sampai airnya asat, matikan kompor, hidangkan.

TEMPE-TAHU BACEM
Jadi ceritanya entah kenapa pengen makan baceman ini. Waktu itu lagi masak sayur asem, lumayan nyambung lah kalau sama baceman. Kalo saya gak pake air kelapa, secara susah dapetinnya. Tapi ga masalah, rasanya tetap bisa gurih kok. Selesai menggoreng, baceman habis buat cemilan (seorang diri). *lah -____-

Pake cabe rawit enak, lho ^^
Bahan:
Tempe dan tahu (sesuaikan kebutuhan) potong-potong
Bumbu ulek:
4 siung bawang puting
4 siung bawang merah
2 butir kemiri
1 sdt ketumbar
Bahan lainnya:
3 lembar daun salam
lengkuas seruas jari, geprek
gula merah secukupnya
kecap manis (optional)
garam dan air secukupnya
Minyak untuk menggoreng
Cara memasak:
masukkan tempe dan tahu dalam panci, campur dengan bumbu ulek dan bahan-bahan lainnya, tambahkan air serta garam. Masak hingga mendidih dan air asat. Tempe dan tahu siap digoreng. (Kalau aku sama anakku suka tahu yang dimakan panas-panas tanpa digoreng ^^)
PS: Air yang dimasukkan jangan terlalu banyak sampai bikin tempe-tahu "berenang", secukupnya saja. Karena kalau kelamaan dimasak, si tahu bisa hancur.

SAYAP AYAM BUMBU KECAP
Sebetulnya ini semacam semur, sih. Tapi spesialisasi pakai sayap. Semacam spicy wings versi manisnya. Bumbunya itu finger licking banget loh! Anakku suka kalo sayap baru matang trus maem pakai nasi hangat. Emaknya juga, hhihhihi ^^

Kalo lagi masak ini, side dish buat yang tua adalah sambel terasi. Yumm!
Bahan:
1/2 kg sayap ayam, rebus dulu sebentar supaya empuk, sisihkan
Bumbu ulek:
4 siung bawang putih
1 butir kemiri
seruas jahe
beberapa butir lada
Bahan lainnya:
minyak goreng untuk menumis
air secukupnya
garam dan kecap manis secukupnya
Cara memasak:
tumis bumbu ulek sampai harum, lalu tambahkan air secukupnya. Masukkan sayap ayam dan lumuri dengan kecap manis secukupnya. Aduk-aduk sebentar, icip kuahnya kemudian tunggu sampai air mendidih dan bumbu menjadi asat.
PS: saya biasanya tidak menambahkan garam terlalu banyak karena kecap manis sudah memberi rasa asin yang seimbang.

Gimana? Gimana? Gampang kan yak? Apalagi si sayap manis ituh. Nyontek ibu masak semur, ternyata bumbunya cuma itu doang, gampang bingit! Itu sudah sedap dan wanginya kemana-mana. Kapan-kapan pengen share resep lagi ah. Tapi janji, harus dicoba yah.. ^^[]

Blog Hits

Hello

"Membuat jarak paling intim antara suara hati dan memori adalah dengan menuliskannya pada sebuah tulisan. Dan kamu, sedang menuju ke tempat milikku."

Enjoy reading.

Popular Posts

Followers